Mungkin...

0 komentar

Mungkin aku tahu, tapi
Mungkin juga tidak
Bagaimana rasamu padaku setelah bulan dua kali berganti

Mungkin aku benar, tapi
Mungkin juga tidak
Caraku memperlakukanmu,
Tingkahku, perhatianku dan sikap yang kutunjukan padamu

Mungkin aku berlebihan, tapi
Sepertinya tidak
Segala yang kulakukan selama ini
Semata-mata karena begitulah aku kepadamu

Mungkin, kau bertanya
"Apakah aku yakin dengan yang kulakukan ini?"
"Ya" satu kata itu saja yang akan kukatakan

Mungkin kau tahu, tapi
Mungkin juga tidak
Nama siapa yang telah Tuhan ilhamkan ke hatimu

Perempuanku,
Aku menunggumu

Kediri, 26 April 2017



Mohon 'Aafiyah-Mu, Robb

0 komentar

Robb, sahaya insaf keMaha Cemburu an-Mu
Tak suka Engkau disekutukan
Kau mendendam bila diduakan
Dan memang,
lam yakun laka kufuwwan ahad
tiada yang pantas, yang layak bersanding
dengan segala kemahaan-Mu

Lalu mengapa, masih saja sahaya lantik berhala-berhala di sekeliling-Mu?
bagaimana bisa?

Birohmatika Yaa Robb,
Maaf atas segala isroof
dia hanya hamba-Mu
hujamkan ke kalbu sahaya
dia, mereka --harta, strata dan yang sahaya puja jelita-nya itu hanya makhluuq
yang fanaa yang tidak kan selamanya ada
Engkau-lah Yang Satu
Satu Yang Baqoo

Tak pantas, bibirku basah mendzikiri mereka
Tak patut, hati ini --tempat yang khusus Kau cipta pada wadag kami untuk bersemayam, dipenuhi oleh mereka
yang fana itu, yang kan binasa itu

Yaa Allooh,,, innii dzholamtu nafsii dzhulman katsiiro
Fahghfirlii.. fahghfirlii..

Yaa 'Afuww hapuskan segala kekeliruan itu
Lalim nya sahaya pada diri

Biquwwatika Yaa Qowiy
Mampukan sahaya untuk bisa bertawakal
Menyerahkan sepenuhnya takdir sahaya kepada-Mu
Perihal dia, perihal mereka
Tsabbit qolbii
Tsabbit qolbii
Aamien..

Tlogowono, 3 April 2017

Aku Sudah Mengenalnya ...

0 komentar

Aku sudah mengenalnya selama duajuta limaratus limaribu enamratus
Detik yang mengajakku terjaga kembali
Menata kembali substansi mimpi
Yang alurnya tertuju sudah tak tentu
Ke sana terbawa rasa
Ke sini diambing ambisi

Aku sudah mengenalnya selama empatpuluhsatu ribu tujuhratus enampuluh
Menit yang sejak pertama berjalan, hatiku girang berbisik "akhirnya kutemukan"
Majnuuun, ,,
biar saja, biar saja kalian panggil aku gila
Dulu, aku memang tak percaya
Tak mau percaya
Tak pernah ingin percaya
Sungguh, dulu aku tak percaya
Mereka yang bilang
Mereka yang nyaring berdendang
Cinta jatuh padanya
Kali pertama kau melihatnya

Aku sudah mengenalnya enamratus sembilanpuluh enam jam
Waktu yang kau ingin aku sabar menunggu
Waktu yang mungkin bukan aku yang sebenarnya kau tunggu

Aku sudah mengenalnya duapuluh sembilan hari yang lalu
Masa yang tiada henti bayang-bayang pesonanya menyerbu,
Menyusup di syaraf-syaraf rindu

Aku sudah mengenalnya selama itu
Tanggal duapuluh enam, bulan lalu
Pertama kali Kami bertemu

Tlogowono, 26 March 2017

Untukku Saja

0 komentar

Berapa kala, tak terhitung jua
Taman ini tak bertuan begitu lama

Dahulu sekali, kuntum mawar sempat tumbuh di altar paling sakralnya.
Dahulu pula, mawar dipetik ksatria entah dari mana,
begitu saja
mudah saja

Lama setelahnya, kenanga dan lili berganti menyerbak wangi..
Duhai, siapa yang tak ingin cepat-cepat memiliki?
Kumbang-kumbang yang sejak zaman azali menanti, sekilatan saja membawanya pergi

Berapa kala? lama dan begitu lama
Taman tak lagi menunas bunga

Duhai, musim inikah keriaan itu tiba?
Kemarau kemarin utuskan angin 'tuk menjemputmu
Mengantarmu ke tepian taman, tempat senja biasa menyapa
Mudah-mudahan saja
Mudah-mudahan saja
Kau sedia tumbuh dan berbunga

Bukan, bukan untuk dicuri ksatria dari mana-mana, bukan juga dibawa lari para kumbang penanti

Untukku saja, aku mohon
Mohon izinkan, aku saja
Hanya aku
Yang memetikmu

Tlogowono, 5 March 2017

Catching Dragonfly

0 komentar

I really wanna write about my childhood memory now. Indeed, that period is an exactly memorable one. Despite the fact that I used to live in my beautiful countryside.

Well, I'll start from hmmmhhh... talking about my boyhood games, traditional-motoric  plays, seems interesting enough.  Yeah, it is.

Have you found dragonflies hovering around your head at your surroundings? You jumped up trying to catch them, or even tracked them down till you slip yourself? Hhhhhhhh...... I used to get to accustom to do it.

As far as I'm concern, there were ways to catch dragonflies I used to do.

#1. Move your best hand to grab it as fast as lightning, if you could 😄. This is a very conservative method. Once you're not fast enough, sorry you've got fail!

#2. Bring your dragnet (I'm not sure bout this word). Yes, just pick this way as your final chosen in order to not being mocked by your friends hhhhhhhh... Using a net is just for city's children or a very youngest boy I think. We the agile villagers did not use real tools. LoL.

#3. Hmmmmmh... Before you catch a dragonfly it seems better to eat jackfruit. Well, don't get me wrong. Besides you'll test that delicious typically Asian fruit, you can use its latex to make an effective trap/tool. It's very simple, just put some of its sap at the edge of a 'lidi' (a stick generated from back part of coconut's leaf) or just take random thin sticks. Furthermore, you can directly catch the insect buy touching the sticky 'lidi' to its body or just plant the stick on the ground while waiting the hunted animals to pearch. You may try both! 😄

#4. The last one I used to do is a mix method hhhhhhhh... It's the first method (find and grab a smaller type of dragonflies [indeed, they're exist]), then tied the tail of it by a string while the other edge of the thread bond to a 'lidi' stick. Perfect! Since the insect is cannibal now you have an absolutely perfect bait. Don't worry if there is none of the insects trapped, playing the decoy tool is already fun as well. Surely, we call it a traditional 'remote controlled' play. 😄

_____________________
A rainy afternoon, Ciamis, November 24th.